Friday, 7 April 2017

Ntahlah, I don't really care about the title

hai, pembaca
tak terasa sudah 2017
sudah mulai ada hawa pertengahan tahun
tahun ini sudah kelas 12 (amiin)
tahun depan sudah menghadapi UN (lagi) untuk ketiga kalinya
ditambah ada USBN yang menggantikan 4 mapel UN yang menyebalkan
jadi UN tahun ini kita disuruh milih salah satu subject dari IPA/IPS (bio dkk/eko dkk) sesuai sama jurusan
sebagai gantinya, USBN, agama, pkn, pokoknya itu ada UNnya *cmiiw*
enak sih, akhirnya angkatan gue gak ketemu UN bio kalo emang milihnya bukan bio
tapi ya gue ga seneng kalo agama pkn gitu pake UN
like... whut? sama aja, sama-sama banyak materinya

haha
yaudah lah yah, terima saja
sebagai pelajar, kami hanya bisa belajar, menuntut ilmu, dsb.

tapi, sebenarnya yang mau gue omongin bukan itu sih
gue cuma mau ketik, bahwa semenjak pengalaman irl pacaran, banyak hal yang buat gue berubah
1) mulai dari kurangnya waktu nonton anime gue
mungkin karena emang ya gue bukan maniak, cuma sekedar I like Anime
2) kurangnya rasa suka terhadap karakter 2d
congrats! kamu sukses membuatku tergila-gila padamu
overcrazy through you
not interested anymore with 2d character
3) menghilangnya kebiasaan buruk gue
it's too overpersonal, yang tau hanya gue dan Allah.S.W.T.
4) munculnya rasa ingin tobat
yup, it's real, setelah melakukan banyak perbuatan dosa yang hanya diketahui gue dan Allah.s.w.t. beserta malaikat yang mencatat dosa gue
5) fokus pada perasaan yang "nyata"
disini gue mungkin bermaksud menyindir kalian, mau yang kipoper ataupun yang dikamusnya ada waifu segala, PLS STOP IT. sudah mulai besar, sudah menambah ilmu, dsb. gue berasa irritated saat kalian overfangirling/boying, waifu itu tidak real, waifu anime tidak real, JUST STOP IT. bias, oppa, atau yang lainnya..... stop it tho. jangan over, gitu aja. mereka sama-sama TIDAK TERJANGKAU, karakter 2D mau lo nikahin? GTFO. mau pacaran sama bias/oppa/apalah itu? berkhayalah, sesungguhnya Dia telah menyiapkan yang pantas untukmu. "kan cuma fangirling doang, emang salah?" gue ga bilang itu salah, cuma jangan sampai karena itu kalian lupa untuk bersama orang yang telah ditentukan. jujur aja, selama gue LDR, belom ada yang berhasil buat gue ngelupain karakter 2D. yang berhasil cuma dia, cowok pertama yang gue tembak, gue pacarin irl. rumah kita beda 850m, jarak tak begitu penting lah. how about ya guys? gue cuma mau tau, apakah dengan kita berhubungan dengan orang, tapi kita masih menaruh 'gilanya perasaan' thdp waifu/oppa/bias/dsb itu wajar? apalagi kalo udah nikah. gue penasaran apakah itu wajar? mari kita renungkan masing-masing ya
btw thanks to him, semua sekitar gue berubah. berubah dalam konteks negatif dan positif. netral. ya, netral. just like myself, neutral.
tapi ya, suatu ketika gue butuh 'fangirling' ini terhadap karakter 2D;disaat gue membutuhkan hiburan. membutuhkan seseorang untuk digilai, walaupun dia tak nyata. membutuhkan sifat manusia akan perbuatan dosa (....). untuk melupakan dia yang tak terjangkau oleh jemari ini.
6) lebih memikirkan masa depan
ya... recently gue selalu berpikir gue nanti mo jadi apa
dulu kecil gue pengen jadi dokter
makin lama gue tau dokter itu hubungan sama bio gue jadi gak jadi
dan gue berpikir untu menjadi seorang seniman terkenal
gue berkhayal gue lagi melukis pemandangan di prancis (gue kepikiran theme nya di captain tsubasa road 2002 dimana ayahnya Misaki lagi ngelukis pemandangan disitu)
terus gue mikir lagi kayaknya kurang memungkinkan due to my sucks skill
akuntansi? keuangan? apa itu? gue selalu nyangkut pautin mereka sama yang berbau ips like ekonomi
gue ga belajar ekonomi, gue bukan bidang begitu
about 2-4 weeks ago, gue punya interest jadi dosen
dosen mat, jelas
sesuai sama sifat gue yang sensitif and serious;gue berkhayal gue jadi dosen killer, though I don't really like dosen killer lol
abis itu gue belom nemuin interest lagi....
gue cuma pengen masuk jurusan FMIPA di univ, khususnya ITB. FMIPA yang MAT. I DO Love math. I do. cuma ya, gue mesti menekuninya kalo mo masuk ITB. mat itu luas. ya. tau lah.

itu aja dulu, lain kali update lagi

No comments:

Post a Comment