Sebelumnya maaf ya kalo di blog ini gak ada kalimat bijak
Karena blog ini dibuat dengan purpose menceritakan segala sesuatu yang gue alami dan yang gue rasakan
This is my personal blog
I do what I want
'gak malu lo ngepost ini itu?'
Ngga
Urat malu gue udah putus
Kali
Hahahaha
----------
Salahkah jika kita menyukai seseorang yang belum kita kenal?
Salahkah jika kita menyukai seseorang yang telah menyakiti kita?
Salahkah jika kita menyukai seseorang yang tidak menginginkan kita?
Salahkah jika kita menyukai seseorang yang telah menjadi masa lalu?
Salahkah jika kita menyukai seseorang yang telah cuek dengan kita?
Salahkah jika kita menyukai seseorang yang dengan sengaja menjauh dari kita?
Salahkah jika kita menyukai seseorang dari kejauhan?
Salahkah jika kita menyukai seseorang dalam diam?
Salahkah jika kita menyukai seseorang yang sudah tak menganggap kita lagi?
Salahkah jika kita menyukai seseorang yang tak akan pernah kita miliki?
Salahkah jika kita berharap kepada seseorang yang kita sukai?
Salahkah jika kita menyebut nama seseorang di setiap do'a kita?
Salahkah jika kita menyimpan dendam kepada orang-orang yang telah menyakiti kita baik secara fisik maupun tidak?
Salahkah jika kita bahagia ketika kita mengetahui bahwa orang yang kita sukai juga sakit seperti kita?
Salahkah jika kita menjatuhkan orang yang kita sukai dan yang telah menyakiti kita dengan tujuan dendam?
Salahkah jika kita berdelusi?
Salahkah jika kita berkhayal kehidupan dengan orang yang kita sukai?
Salahkah jika kita masih saja bermimpi tentang orang yang kita sukai?
Salahkah jika kita menaru harapan kepada orang yang kita sukai?
Salahkah jika kita berpikir bahwa: "persentase orang itu menyukai kita (lagi) bukanlah 0%"?
Salahkah jika kita berdiam diri di suatu tempat?
Salahkah jika kita pernah bersama?
Salahkah jika kita pernah bahagia bersama?
Salahkah jika kita pernah punya hubungan special bersama?
Salahkah jika kita cemburu terhadap pasangan dengan alasan tanda kita sangat sayang dan takut kehilangan orang itu?
Salahkah jika kita rindu dengan orang yang kita sukai walaupun sudah menjadi masa lalu?
Salahkah jika kita ingin bertemu dengan orang yang kita sukai walaupun sudah menjadi masa lalu?
Salahkah jika kita menyakiti diri sendiri?
Salahkah jika kita kepo tentang orang yang kita sukai?
Salahkah jika kita menjadi stalker terhadap orang yang kita sukai?
Salahkah jika kita membuat hipotesis terhadap beberapa data yang kita dapat melalui media sosial?
Salahkah jika kita membuat teori berdasarkan fakta yang kita simpulkan?
Salahkah jika kita kembali seperti dulu?
Salahkah jika kita merindukan masa lalu?
Salahkah jika kita masih menginginkan orang yang telah menjadi masa lalu?
Salahkah jika kita berbuat baik terhadap orang yang telah menjadi masa lalu sekaligus orang yang masih kita sukai?
Salahkah jika kita kesal dengan orang yang kita sukai karena dia telah menyakiti batin kita?
Salahkah jika kita mempunyai perasaan tak ingin melihatnya (karena akan menyakitkan) walaupun ingin sekali bertemu?
------
Aku masih bertanya-tanya
Bagaimana bisa aku membiarkan diriku menyakiti diri sendiri sedangkan dia sudah terbebaskan?
Bagaimana bisa ego-ku menguasai diriku?
Siapa yang bilang aku dapat mengontrol egoku?
Kamu belum mengenal diriku 100%
Karena hanya aku dan Allah yang tahu 100% tersebut
Tidak
Hanya Allah yang tahu 100%
Aku hanya mengetahui 99% karena aku manusia dan manusia tidak ada yang sempurna
Sesungguhnya kesempurnaan hanyalah milik-Nya
Sebenarnya siapa yang salah diantara kita?
Siapa?
Aku?
Kamu?
Atau ada orang ketiga?
Kalaupun ada, itu pasti salahmu
...dan salahku juga
Salahmu: terpesona dengannya
Salahku: tak dapat menjaga hatimu
Tapi... bukan karena orang ketiga
Alhamdulillah
'Hati gue masih di elo kok'
'Jaga dengan baik ya'
Maaf aku tak bisa menjaga hubungan kita (dulu)
Aku menyesal
Sangat menyesal
Maaf aku bukan orang yang kamu harapkan
Maaf aku telah menjadi 'percobaan'mu
Kenapa aku sebut percobaan?
Karena waktu itu kamu menjawabku seperti ingin mencobanya dulu
Walaupun mungkin bukan coba-coba karena kamu bilang kamu tidak pernah bercanda soal itu
Maaf karena telah menembakmu
Maaf karena telah menyukaimu
Maaf karena telah mengisi kekosonganmu
Maaf karena telah mengisi kesepianmu
Maaf karena telah pernah bersamamu
Maaf karena telah disentuh olehmu
Maaf karena telah menyentuhmu
Maaf karena telah berharap banyak denganmu
Maaf untuk segalanya yang pernah kulakukan terhadapmu
Tapi, apa kamu tau?
Berkatmu, aku dapat menghilangkan 'kebiasaanku yang buruk'
Berkatmu, aku menjadi semangat untuk melakukan aktivitas setiap hariku
Berkatmu, aku semakin ingin berlatih menggambar dengan baik dan benar
Berkatmu, aku merasa disayang oleh seseorang selain keluargaku
Berkatmu, aku dapat tersenyum tanpa paksaan
Berkatmu, aku dapat menguji seberapa besar rasa cemburuku terhadap hubunganmu dengan perempuan selain diriku/keluargamu
Berkatmu, temanku sampai bilang semenjak bersamamu, raut wajahku terlihat lebih cerah dibanding sebelumnya (suram)
Berkatmu, aku ingin taubat
Berkatmu, tugasku terselesaikan
Berkatmu, segala bentuk stress, depresi, dan sebagainya hilang
Berkatmu, ......................
Sekali lagi, maaf
Terimakasih
Jikalau suatu saat nanti kamu mencariku, kamu bisa kok chat lineku
Aku akan selalu ada dimanapun dan kapanpun kamu butuh
Aku tak akan memblokirmu
Tak usah sungkan
------
Ini aja yang pengen gue ketik
Sekian
No comments:
Post a Comment