I guess nah
----------------------------
kalo ada yang sebut gue baik.... mungkin karena dia stranger
gue bukan anak yang baik
why?
karena gue suka ngomongin orang lain
cuma ya mau gimana lagi?
setan nguasain gue
gue lemah
but thats not the point
karena mereka yang ninggalin gue,
mereka membuat gue nggak percaya sama kata 'teman', 'persahabatan', 'hubungan dekat', ya apalah itu
I dont really care anymore about that really.
Im tired
karena itu gue (mungkin) selalu takut buat menjalani suatu hubungan dekat dengan seseorang
yang jelas konteksnya adalah 'friend' 'friendship' 'soulmate' 'partner' wtf lah itu
gue gak bisa menyeimbangkan antara pergaulan dengan pertemanan
karena gue takut jatuh ke pergaulan orang tersebut
apalagi kalo pergaulannya yang engga engga
gue menghindari pergaulan yang berbau 'keluar malem', 'vape', 'rokok', 'sentuh sentuhan tanpa tau batas walaupun jail ato iseng', dan sebagainya
gue selalu berpikiran negatif sebelum tau yang sebenarnya
tapi terkadang pada akhirnya apa yang gue pikirkan itu bener
gausah dikasih contoh lah ya lo yang baca udah mo gede juga pasti udah pernah ngerasain
gue kira orang yang bilangnya mo berjuang bareng bakal ga ninggalin
tapi nyatanya?
b u l l s h i t
ngomongnya mau duduk sama gue
ngomongnya mau duduk dekat gue walau gak sebangku
ngomongnya ini sama gue
ngomongnya itu sama gue
nyatanya?
t a i
lo yang baca ini ngerasa begitu? maaf ya
gue ga bermaksud nyindir orang
gue ngungkapin apa yang gue rasain sekarang
gue lagi kesel parah se parah parahnya
kepala gue pusing berasa kayak ada sesuatu
bawaannya pengen ngoceh ke orang tapi GAK ADA SEORANGPUN YANG BISA JADI TEMPAT OCEHAN GUE
manfaatin? YA! GUE MAU MANFAATIN ORANG YANG MAU JADI TEMPAT OCEHAN GUE
tapi asal dia tahan dan nerima gue
gak kayak orang yang gak bisa nerima gue dan mikirin egonya. DAN YA PERCUMA AJA MAU SEBANYAK APAPUN GUE CURHAT SAMA LO KEK NGOCEH SAMA LO KEK LO JUGA BAKAL BALESNYA YAAAA BODO AMAT LAH YA ITU URUSAN LO SABARIN AJA LEBAY LO GAK USAH NGOCEH IKUTIN AJA ARUSNYA BLABLABLA
thats why
semenjak itu
gue gak pernah chat apa apa lagi
buat apa?
kalo dibalesnya buat sakit ya buat apa?
toh lo juga jijik kan sama yang namanya masa lalu
mau se manis apapun itu
dan lo juga gak bakal nerima gue sebagai teman karena gue terlalu bocah untuk itu
gue ga sepantaran sama lo
pemikiran gue ga sepantaran sama lo
mau lo bilang lo bego ato bodoh kek kalo dibandingin sama gue ya masih pinteran lo lah plis tolong...................
sampai kapanpun itu, lo gabakal AB gue
mau gue doa sampe kucing gue hidup selamanya kek
hahahhhahahahahahahahaha
btw ini topiknya melenceng parah
gue tadinya cuma mo ngungkapin soal teman sahabat dsb tapi malah ke mantan
hubungan adik kakak kelas? dont give me a shit
I KNOW........ walau gue adik kelas lo, yang namanya mantan gabakal bisa punya hubungan baik kan dalam kehidupan lo
gue bisa bilang gitu, kenapa?
karena waktu gue putus sama lo, gue liat di followers lo itu ada mantan pertama lo
dan.... yea. u dont follback her
YA mungkin karena lo bilang dia jahat, ini itu
faktornya ya itu
pasti waktu itu lo juga nanya cara block/unfriend di line gimana itu buat si mantan pertama lo itu
sama halnya sama gue
tiba tiba akun lo ga sengaja kehapus karena ngurusin line temen lo yang ga ngerti gimana ceritanya (dan kayaknya lo ngga nanya2 dulu ke orang tentang L I N E atau googling) sampe akhirnya itu akun ke delete....... L O L
kalo gue jadi lo sih mending download aja line lite, ribet-ribet amat
atau gak itu line nya hapus data (tau lah maksudnya) trus login pake nomor temen lo ckckckckckckck
udah ke delete, buat akun, dan wtf? I mean, nomor lo ganti juga? HAHAHAHA! luthu anda y
lo kayak mau menghilang tanpa meninggalkan jejak ckckck
dan ... see? u dont even amb.
u ab ma friend but not me
why?
karena dia adik kelas lo serta penerus nihon (dan mungkin karena dia sepantaran sama lo kah?) sedangkan gue cuma seorang 'masa lalu' sekaligus anak ipa yang cuma ngejar matematika ITB dan gak sepantaran sama lo? hah?
kalo kata salah seorang temen sekelas lo,
itu cara orang buat ngelupain
HAHAHAHAHA
DONT GIVE ME A SHIT
STFU
mesti gitu kah?
IYA GUE TAU KOK DILUAR SANA MASIH ADA CEWEK YANG MASIH BERHARAP SAMA LO DAN LEBIH MENYAKITKAN DARIPADA GUE... IYA I KNOW THAT...........
gue kayaknya ga sampe segitunya
gue malah seneng kalo nemu akun mantan ldr gue di twitter efbi dll
gue malah jadi kepo sekarang mereka gimana, dimana, sama siapa, dll
YAUDALAH YA KITA EMANG BEDA DARI SEGALA ASPEK HAHAHAHA
liat kan?
gue ga baik
gue jahat
sangat...jahat
cara gue supaya suatu rasa special menghilang dari diri gue ya gitu
ngungkapin kejelekkan dia
buat diri gue benci dia
HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA
kejiwaan?
GA
ya gue kesel aja
ga adil gitu
kayak lo menaruh D diatas A
padahal huruf A itu abjad pertama
tapi gatau dimana logikanya lo naro D di awal abjad
bukan berarti derajat ya
gue udah ga peduli sama derajat karena waktu sama I gue ngomongin derajat gue disalahin dan gue sadar derajat kita semua itu sama
perlakuan? maybe? I dunno so
gue masih aja berpikir lo lebih 'mau friend' sama temen gue dibanding gue
ya kayak tadi yang gue bilang
gue gak tau ya realitanya gimana
YAUDA YA OKE GUE CLOSE MINDED DAN DIA OPEN MINDED
ok?
lo lebih prefer open minded person right
so just leave me then
kalo mo nyoba chat line mangga
gue on 16 jam
kecuali kuota gue abis, 16 jam kurang
GELUD SINI AH KESEL GUE -_______-
Monday, 27 March 2017
Sunday, 26 March 2017
...
isinya gak mutu
gue cuma pengen ngetik aja
kalo kalian ngobrol sama saya dan saya jawab dengan suara yang kecil,
mungkin saya lagi males untuk ngomong
jadi jangan terlalu berharap saya mengulangi ucapan saya sampai 2/3x
itu aja.
haha
haha
haha
haha
haha
27/03/17
giniin aja gue terus
gue minta sesuatu ga dikasih
ya
gue pantas menerimanya
gue org yg pelit
iya gue pelit bgt
gue ambis parah
bodo
inilah gue
ga bisa nerima gue? bodo
urusan kalian mo nerima ato ngga
gue malah pengen lebih ambis lagi
selamat buat kalian yg udh jadi rival gue
rival, bukan enemy
i dont rlly have enemy though hahahaha
gue cuma pengen ngetik aja
kalo kalian ngobrol sama saya dan saya jawab dengan suara yang kecil,
mungkin saya lagi males untuk ngomong
jadi jangan terlalu berharap saya mengulangi ucapan saya sampai 2/3x
itu aja.
haha
haha
haha
haha
haha
27/03/17
giniin aja gue terus
gue minta sesuatu ga dikasih
ya
gue pantas menerimanya
gue org yg pelit
iya gue pelit bgt
gue ambis parah
bodo
inilah gue
ga bisa nerima gue? bodo
urusan kalian mo nerima ato ngga
gue malah pengen lebih ambis lagi
selamat buat kalian yg udh jadi rival gue
rival, bukan enemy
i dont rlly have enemy though hahahaha
Friday, 24 March 2017
Belom Tau Judulnya Apa
Sebelumnya maaf ya kalo di blog ini gak ada kalimat bijak
Karena blog ini dibuat dengan purpose menceritakan segala sesuatu yang gue alami dan yang gue rasakan
This is my personal blog
I do what I want
'gak malu lo ngepost ini itu?'
Ngga
Urat malu gue udah putus
Kali
Hahahaha
----------
Salahkah jika kita menyukai seseorang yang belum kita kenal?
Salahkah jika kita menyukai seseorang yang telah menyakiti kita?
Salahkah jika kita menyukai seseorang yang tidak menginginkan kita?
Salahkah jika kita menyukai seseorang yang telah menjadi masa lalu?
Salahkah jika kita menyukai seseorang yang telah cuek dengan kita?
Salahkah jika kita menyukai seseorang yang dengan sengaja menjauh dari kita?
Salahkah jika kita menyukai seseorang dari kejauhan?
Salahkah jika kita menyukai seseorang dalam diam?
Salahkah jika kita menyukai seseorang yang sudah tak menganggap kita lagi?
Salahkah jika kita menyukai seseorang yang tak akan pernah kita miliki?
Salahkah jika kita berharap kepada seseorang yang kita sukai?
Salahkah jika kita menyebut nama seseorang di setiap do'a kita?
Salahkah jika kita menyimpan dendam kepada orang-orang yang telah menyakiti kita baik secara fisik maupun tidak?
Salahkah jika kita bahagia ketika kita mengetahui bahwa orang yang kita sukai juga sakit seperti kita?
Salahkah jika kita menjatuhkan orang yang kita sukai dan yang telah menyakiti kita dengan tujuan dendam?
Salahkah jika kita berdelusi?
Salahkah jika kita berkhayal kehidupan dengan orang yang kita sukai?
Salahkah jika kita masih saja bermimpi tentang orang yang kita sukai?
Salahkah jika kita menaru harapan kepada orang yang kita sukai?
Salahkah jika kita berpikir bahwa: "persentase orang itu menyukai kita (lagi) bukanlah 0%"?
Salahkah jika kita berdiam diri di suatu tempat?
Salahkah jika kita pernah bersama?
Salahkah jika kita pernah bahagia bersama?
Salahkah jika kita pernah punya hubungan special bersama?
Salahkah jika kita cemburu terhadap pasangan dengan alasan tanda kita sangat sayang dan takut kehilangan orang itu?
Salahkah jika kita rindu dengan orang yang kita sukai walaupun sudah menjadi masa lalu?
Salahkah jika kita ingin bertemu dengan orang yang kita sukai walaupun sudah menjadi masa lalu?
Salahkah jika kita menyakiti diri sendiri?
Salahkah jika kita kepo tentang orang yang kita sukai?
Salahkah jika kita menjadi stalker terhadap orang yang kita sukai?
Salahkah jika kita membuat hipotesis terhadap beberapa data yang kita dapat melalui media sosial?
Salahkah jika kita membuat teori berdasarkan fakta yang kita simpulkan?
Salahkah jika kita kembali seperti dulu?
Salahkah jika kita merindukan masa lalu?
Salahkah jika kita masih menginginkan orang yang telah menjadi masa lalu?
Salahkah jika kita berbuat baik terhadap orang yang telah menjadi masa lalu sekaligus orang yang masih kita sukai?
Salahkah jika kita kesal dengan orang yang kita sukai karena dia telah menyakiti batin kita?
Salahkah jika kita mempunyai perasaan tak ingin melihatnya (karena akan menyakitkan) walaupun ingin sekali bertemu?
------
Aku masih bertanya-tanya
Bagaimana bisa aku membiarkan diriku menyakiti diri sendiri sedangkan dia sudah terbebaskan?
Bagaimana bisa ego-ku menguasai diriku?
Siapa yang bilang aku dapat mengontrol egoku?
Kamu belum mengenal diriku 100%
Karena hanya aku dan Allah yang tahu 100% tersebut
Tidak
Hanya Allah yang tahu 100%
Aku hanya mengetahui 99% karena aku manusia dan manusia tidak ada yang sempurna
Sesungguhnya kesempurnaan hanyalah milik-Nya
Sebenarnya siapa yang salah diantara kita?
Siapa?
Aku?
Kamu?
Atau ada orang ketiga?
Kalaupun ada, itu pasti salahmu
...dan salahku juga
Salahmu: terpesona dengannya
Salahku: tak dapat menjaga hatimu
Tapi... bukan karena orang ketiga
Alhamdulillah
'Hati gue masih di elo kok'
'Jaga dengan baik ya'
Maaf aku tak bisa menjaga hubungan kita (dulu)
Aku menyesal
Sangat menyesal
Maaf aku bukan orang yang kamu harapkan
Maaf aku telah menjadi 'percobaan'mu
Kenapa aku sebut percobaan?
Karena waktu itu kamu menjawabku seperti ingin mencobanya dulu
Walaupun mungkin bukan coba-coba karena kamu bilang kamu tidak pernah bercanda soal itu
Maaf karena telah menembakmu
Maaf karena telah menyukaimu
Maaf karena telah mengisi kekosonganmu
Maaf karena telah mengisi kesepianmu
Maaf karena telah pernah bersamamu
Maaf karena telah disentuh olehmu
Maaf karena telah menyentuhmu
Maaf karena telah berharap banyak denganmu
Maaf untuk segalanya yang pernah kulakukan terhadapmu
Tapi, apa kamu tau?
Berkatmu, aku dapat menghilangkan 'kebiasaanku yang buruk'
Berkatmu, aku menjadi semangat untuk melakukan aktivitas setiap hariku
Berkatmu, aku semakin ingin berlatih menggambar dengan baik dan benar
Berkatmu, aku merasa disayang oleh seseorang selain keluargaku
Berkatmu, aku dapat tersenyum tanpa paksaan
Berkatmu, aku dapat menguji seberapa besar rasa cemburuku terhadap hubunganmu dengan perempuan selain diriku/keluargamu
Berkatmu, temanku sampai bilang semenjak bersamamu, raut wajahku terlihat lebih cerah dibanding sebelumnya (suram)
Berkatmu, aku ingin taubat
Berkatmu, tugasku terselesaikan
Berkatmu, segala bentuk stress, depresi, dan sebagainya hilang
Berkatmu, ......................
Sekali lagi, maaf
Terimakasih
Jikalau suatu saat nanti kamu mencariku, kamu bisa kok chat lineku
Aku akan selalu ada dimanapun dan kapanpun kamu butuh
Aku tak akan memblokirmu
Tak usah sungkan
------
Ini aja yang pengen gue ketik
Sekian
Karena blog ini dibuat dengan purpose menceritakan segala sesuatu yang gue alami dan yang gue rasakan
This is my personal blog
I do what I want
'gak malu lo ngepost ini itu?'
Ngga
Urat malu gue udah putus
Kali
Hahahaha
----------
Salahkah jika kita menyukai seseorang yang belum kita kenal?
Salahkah jika kita menyukai seseorang yang telah menyakiti kita?
Salahkah jika kita menyukai seseorang yang tidak menginginkan kita?
Salahkah jika kita menyukai seseorang yang telah menjadi masa lalu?
Salahkah jika kita menyukai seseorang yang telah cuek dengan kita?
Salahkah jika kita menyukai seseorang yang dengan sengaja menjauh dari kita?
Salahkah jika kita menyukai seseorang dari kejauhan?
Salahkah jika kita menyukai seseorang dalam diam?
Salahkah jika kita menyukai seseorang yang sudah tak menganggap kita lagi?
Salahkah jika kita menyukai seseorang yang tak akan pernah kita miliki?
Salahkah jika kita berharap kepada seseorang yang kita sukai?
Salahkah jika kita menyebut nama seseorang di setiap do'a kita?
Salahkah jika kita menyimpan dendam kepada orang-orang yang telah menyakiti kita baik secara fisik maupun tidak?
Salahkah jika kita bahagia ketika kita mengetahui bahwa orang yang kita sukai juga sakit seperti kita?
Salahkah jika kita menjatuhkan orang yang kita sukai dan yang telah menyakiti kita dengan tujuan dendam?
Salahkah jika kita berdelusi?
Salahkah jika kita berkhayal kehidupan dengan orang yang kita sukai?
Salahkah jika kita masih saja bermimpi tentang orang yang kita sukai?
Salahkah jika kita menaru harapan kepada orang yang kita sukai?
Salahkah jika kita berpikir bahwa: "persentase orang itu menyukai kita (lagi) bukanlah 0%"?
Salahkah jika kita berdiam diri di suatu tempat?
Salahkah jika kita pernah bersama?
Salahkah jika kita pernah bahagia bersama?
Salahkah jika kita pernah punya hubungan special bersama?
Salahkah jika kita cemburu terhadap pasangan dengan alasan tanda kita sangat sayang dan takut kehilangan orang itu?
Salahkah jika kita rindu dengan orang yang kita sukai walaupun sudah menjadi masa lalu?
Salahkah jika kita ingin bertemu dengan orang yang kita sukai walaupun sudah menjadi masa lalu?
Salahkah jika kita menyakiti diri sendiri?
Salahkah jika kita kepo tentang orang yang kita sukai?
Salahkah jika kita menjadi stalker terhadap orang yang kita sukai?
Salahkah jika kita membuat hipotesis terhadap beberapa data yang kita dapat melalui media sosial?
Salahkah jika kita membuat teori berdasarkan fakta yang kita simpulkan?
Salahkah jika kita kembali seperti dulu?
Salahkah jika kita merindukan masa lalu?
Salahkah jika kita masih menginginkan orang yang telah menjadi masa lalu?
Salahkah jika kita berbuat baik terhadap orang yang telah menjadi masa lalu sekaligus orang yang masih kita sukai?
Salahkah jika kita kesal dengan orang yang kita sukai karena dia telah menyakiti batin kita?
Salahkah jika kita mempunyai perasaan tak ingin melihatnya (karena akan menyakitkan) walaupun ingin sekali bertemu?
------
Aku masih bertanya-tanya
Bagaimana bisa aku membiarkan diriku menyakiti diri sendiri sedangkan dia sudah terbebaskan?
Bagaimana bisa ego-ku menguasai diriku?
Siapa yang bilang aku dapat mengontrol egoku?
Kamu belum mengenal diriku 100%
Karena hanya aku dan Allah yang tahu 100% tersebut
Tidak
Hanya Allah yang tahu 100%
Aku hanya mengetahui 99% karena aku manusia dan manusia tidak ada yang sempurna
Sesungguhnya kesempurnaan hanyalah milik-Nya
Sebenarnya siapa yang salah diantara kita?
Siapa?
Aku?
Kamu?
Atau ada orang ketiga?
Kalaupun ada, itu pasti salahmu
...dan salahku juga
Salahmu: terpesona dengannya
Salahku: tak dapat menjaga hatimu
Tapi... bukan karena orang ketiga
Alhamdulillah
'Hati gue masih di elo kok'
'Jaga dengan baik ya'
Maaf aku tak bisa menjaga hubungan kita (dulu)
Aku menyesal
Sangat menyesal
Maaf aku bukan orang yang kamu harapkan
Maaf aku telah menjadi 'percobaan'mu
Kenapa aku sebut percobaan?
Karena waktu itu kamu menjawabku seperti ingin mencobanya dulu
Walaupun mungkin bukan coba-coba karena kamu bilang kamu tidak pernah bercanda soal itu
Maaf karena telah menembakmu
Maaf karena telah menyukaimu
Maaf karena telah mengisi kekosonganmu
Maaf karena telah mengisi kesepianmu
Maaf karena telah pernah bersamamu
Maaf karena telah disentuh olehmu
Maaf karena telah menyentuhmu
Maaf karena telah berharap banyak denganmu
Maaf untuk segalanya yang pernah kulakukan terhadapmu
Tapi, apa kamu tau?
Berkatmu, aku dapat menghilangkan 'kebiasaanku yang buruk'
Berkatmu, aku menjadi semangat untuk melakukan aktivitas setiap hariku
Berkatmu, aku semakin ingin berlatih menggambar dengan baik dan benar
Berkatmu, aku merasa disayang oleh seseorang selain keluargaku
Berkatmu, aku dapat tersenyum tanpa paksaan
Berkatmu, aku dapat menguji seberapa besar rasa cemburuku terhadap hubunganmu dengan perempuan selain diriku/keluargamu
Berkatmu, temanku sampai bilang semenjak bersamamu, raut wajahku terlihat lebih cerah dibanding sebelumnya (suram)
Berkatmu, aku ingin taubat
Berkatmu, tugasku terselesaikan
Berkatmu, segala bentuk stress, depresi, dan sebagainya hilang
Berkatmu, ......................
Sekali lagi, maaf
Terimakasih
Jikalau suatu saat nanti kamu mencariku, kamu bisa kok chat lineku
Aku akan selalu ada dimanapun dan kapanpun kamu butuh
Aku tak akan memblokirmu
Tak usah sungkan
------
Ini aja yang pengen gue ketik
Sekian
Location:Jakarta, Indonesia
Jakarta, Indonesia
Tuesday, 14 March 2017
Curhat aja
di kelas 11 ini gue banyak belajar dan banyak menemukan sesuatu yang udah buat gue salah pikir
salah satunya itu, teman yang extrovert
jujur ya, gue bukan extrovert
gue tadinya mikir gue introvert
tapi ternyata gue ya ambivert
tapi jadi-jadian
ambivert dominan introvert
tapi suka kelihatan extrovert autis
pokoknya gue nyebutnya gitu
kalo sempet liat cewe yang tiba2 ketawa sendiri padahal gak ada yang lucu, ya itu gue
sapa ya kalo mau, kalo ga mau ga usah haha
gue pikir punya temen extrovert itu gak enak
karena mereka buat gue muak dengan segala pergaulannya itu
apalagi macam kekinian
kelas 10 gue sempet ditinggal temen sebangku
sering
satu semesteran gue digituin
respon gue? ya gue jalani apa adanya
suka sedih sih iya
bahkan pernah beberapa kali nangis tiap malem karena hal itu
gue sendiri baru sadar di kelas 11 ini bahwa gue pengen punya temen yang bisa nerima gue apa adanya dan tanpa paksaan
gue ga nyebut mereka temen karena experience gue waktu itu mereka semua itu sebut saja tai
gue mulai gak percaya sama mitos itu
sampe sekarang pun gitu
oh ya
gue kenal sama seseorang sampai gue sebut mereka rival
mereka itu salah duanya Zahra dan Nanda
sayang mereka gak pernah nyapa lagi semenjak kelas 11 awal
padahal mereka sama2 beuhh mind blown dehh
suka salut sama mereka
apalagi sama Zahra
gak belajarpun dapet nilai bagus
oh ya... waktu kelas 10 pun ada anak yang bilang ke gue:
"sekarang di meja lo rame.. dulu aja kagak ya"
someone noticed me well
dan sekarang kelas 11 ada yang bilang ke gue:
"kok lo sekarang jarang ketawa lagi?"
AGAIN, someone noticed me well
dan 2 orang ini bener2 emang udah partner dari kelas 10
dan gue berpikir sama anak yang kelas 11 ini
"dia anak yang baik. ya. kalau diperbaiki pergaulannya pasti bener bener buat hati gue luluh"
gue sempet aja nangis mikir hal itu
indah bukan punya temen yang pengertian walaupun dia sama kita jarang ngobrol?
semenjak saat itu yaa dia suka aja nyapa gue kalo ketemu
bahkan dia yang nyebarin berita gue ultah
hiks, terharu
walaupun ya tahun ini MAKIN SEDIKIT jumlah orang yang ngucapin gue (dari dunia maya)
kalo irl, ya banyak dari temen sekelas. hehe. makasih ya kamu yang udah kasih tau. aku orangnya maluan. maaf ya.
saatnya ninggalin yang lama dan beralih ke yang baru
apapun itu konteksnya
intinya itu
karena yang lama udah lupain kita
yang baru datang dan membuat hari kita berwarna
walaupun gue tau suatu hari nanti lo lo juga bakal lupain gue
salah satunya itu, teman yang extrovert
jujur ya, gue bukan extrovert
gue tadinya mikir gue introvert
tapi ternyata gue ya ambivert
tapi jadi-jadian
ambivert dominan introvert
tapi suka kelihatan extrovert autis
pokoknya gue nyebutnya gitu
kalo sempet liat cewe yang tiba2 ketawa sendiri padahal gak ada yang lucu, ya itu gue
sapa ya kalo mau, kalo ga mau ga usah haha
gue pikir punya temen extrovert itu gak enak
karena mereka buat gue muak dengan segala pergaulannya itu
apalagi macam kekinian
kelas 10 gue sempet ditinggal temen sebangku
sering
satu semesteran gue digituin
respon gue? ya gue jalani apa adanya
suka sedih sih iya
bahkan pernah beberapa kali nangis tiap malem karena hal itu
gue sendiri baru sadar di kelas 11 ini bahwa gue pengen punya temen yang bisa nerima gue apa adanya dan tanpa paksaan
gue ga nyebut mereka temen karena experience gue waktu itu mereka semua itu sebut saja tai
gue mulai gak percaya sama mitos itu
sampe sekarang pun gitu
oh ya
gue kenal sama seseorang sampai gue sebut mereka rival
mereka itu salah duanya Zahra dan Nanda
sayang mereka gak pernah nyapa lagi semenjak kelas 11 awal
padahal mereka sama2 beuhh mind blown dehh
suka salut sama mereka
apalagi sama Zahra
gak belajarpun dapet nilai bagus
oh ya... waktu kelas 10 pun ada anak yang bilang ke gue:
"sekarang di meja lo rame.. dulu aja kagak ya"
someone noticed me well
dan sekarang kelas 11 ada yang bilang ke gue:
"kok lo sekarang jarang ketawa lagi?"
AGAIN, someone noticed me well
dan 2 orang ini bener2 emang udah partner dari kelas 10
dan gue berpikir sama anak yang kelas 11 ini
"dia anak yang baik. ya. kalau diperbaiki pergaulannya pasti bener bener buat hati gue luluh"
gue sempet aja nangis mikir hal itu
indah bukan punya temen yang pengertian walaupun dia sama kita jarang ngobrol?
semenjak saat itu yaa dia suka aja nyapa gue kalo ketemu
bahkan dia yang nyebarin berita gue ultah
hiks, terharu
walaupun ya tahun ini MAKIN SEDIKIT jumlah orang yang ngucapin gue (dari dunia maya)
kalo irl, ya banyak dari temen sekelas. hehe. makasih ya kamu yang udah kasih tau. aku orangnya maluan. maaf ya.
saatnya ninggalin yang lama dan beralih ke yang baru
apapun itu konteksnya
intinya itu
karena yang lama udah lupain kita
yang baru datang dan membuat hari kita berwarna
walaupun gue tau suatu hari nanti lo lo juga bakal lupain gue
Curhat Edisi H+1 Ultah
hai
aku mau keluarin uneg uneg disini
lebih tepatnya ngomongin orang
ya, pasti udah ketebak sih siapa
karena aku lagi kesel parah
emosiku meluap hahaha
begitulah manusia
disuruh berubah, malah balik jadi yang lama
iya sih, itu hak dia untuk pilih jalan apa
berubah maksudku itu berubah dalam berpikir buat memulai sesuatu yang baru
nggak salah kok kalau suka sama orang
ya...
wajar lah kalau orang cemburu dan sakit hati kalau ternyata orang yang kita gebet udah jadian/suka sama cewek yang lebih jleb daripada kita
ya... gitu
balik lah sana
cuma mau sindir aja
''mana yang katanya gak bakal jadi yang dulu??''
saya butuh bukti aja kalau anda memang gak balik jadi yang dulu
tapi sayangnya saya sudah menemukan beberapa bukti bahwa anda telah menjadi anda yang dulu
malah sekarang sangat nyebelin, ingin dikatain tau ga haha
sempet sih ngatain
ya
emosi
tapi ya gitu
manusia
gak sempurna
bahkan saya merasa anda tidak pantas jadi teman dekat ataupun kakak adik zone saya
kenapa?
karena anda sendiri menjauhi saya
saya tidak niat dengan orang yang seperti itu
saya ingin berbuat baik, malah anda tolak
ya itu terserah anda sih
pilihan anda mau gimana
kalau gak mau yo wes, kalau mau ya syukur Alhamdulillah
apa saya perlu masuk tekpang dulu baru anda mau nerima pemberian gratisan dari saya?
hahahaha! receh
anda gak usah balas budi, anda sudah balas budi lewat kenangan yang ampas itu
maksud saya ampas itu kenangan yang mungkin untuk saya tak akan bisa dilupakan
ya, JAS MERAH
bahkan kue yang saya buat juga gagal, berkat tahap 1 yang tai nya ampun
saya sempat berpikiran ingin memblock anda, jujur
saking kesalnya saya
marahnya saya
saya merasa, manusia memang tidak adil, ya karena hanya Allah.s.w.t. yang punya sifat Maha Adil
tau kenapa saya bilang anda tidak adil?
anda seperti memang tidak mau bertemu mantan anda sendiri
seperti tidak mau berteman dengan mantan anda sendiri
membuang mantan anda jauh-jauh ke liang kubur
maksud saya, contohnya ya ambil saja yang gampang
teman saya add anda, chat anda, lalu anda add back
tapi waktu saya chat anda, anda tidak add back
dari contoh itu, bisa didapat bahwa saya menginginkan anda add back
karena mungkin dengan tanda itu, hubungan anda dan saya telah membaik
membaik dalam artian menjadi teman
tapi sayangnya tidak ya
saya seperti nyamuk yang selalu dibunuh ketika menginginkan sesuatu
tanda anda tak mau berteman dengan saya
dan membuat saya mengambil kesimpulan
semua orang yang saya kenal itu sama saja, rata-rata menjauhi saya
yang dulunya teman lah, ldr lah, mantan lah
teman? saya gak percaya akan mitos tersebut
ldr/mantan:
- Riko memang menjauhi saya tanpa sebab, meninggalkan saya tanpa sebab, wtf sekali bukan
- Dhani lol. dia block saya dan memang ini fatal salah saya. saya menduakan dia hahaha bahkan saya gak bakal di unblock walaupun akun asli saya sudah dihanguskan sama pihak fb. sialan emang yang report. gue salah apa coba?
- Rudy nope, bang Rud dan saya hubungannya sudah baik semenjak beberapa tahun lalu
- Ari.... dia ya gitu. menjauh. gitu aja.
- Denis nope, kita malah memang sih sempat akrab dan ldr, tapi marahannya gak lama, sekarang kita ya udah tau identitas masing2, sans
- Vicky? ngga jelas. dan saya ya bodo amat sih, dia juga bodo amat, jadi ya gt de
- Irfan? Hmm. kita sudah sempat chat lagi tahun lalu, waktu lebaran kalau tidak salah. overall baik tapi kita miscom aja. dua pihak gak ada yang menjauh. cuma miscom.
- Siapa ya satu lagi? Sebut saja dia Vegeta. Menjauh. Haha. Gak ada niatan buat temenan sama saya. Ya, gitu manusia. Saya sih fine fine saja kalau memang temenan atau dll. Saya milih teman? Saya selalu mengaku bahwa saya tidak memilih teman. Tapi saya hanya bertahan dengan orang yang memang pure ingin berteman dengan saya tanpa paksaan. Anda jijik sama mantan? Bodo amat. Gak berfaedah lo jijik sama mantan. Dikira manusia hina apa? Ha ha.
Cukup sekian ya...
aku mau keluarin uneg uneg disini
lebih tepatnya ngomongin orang
ya, pasti udah ketebak sih siapa
karena aku lagi kesel parah
emosiku meluap hahaha
begitulah manusia
disuruh berubah, malah balik jadi yang lama
iya sih, itu hak dia untuk pilih jalan apa
berubah maksudku itu berubah dalam berpikir buat memulai sesuatu yang baru
nggak salah kok kalau suka sama orang
ya...
wajar lah kalau orang cemburu dan sakit hati kalau ternyata orang yang kita gebet udah jadian/suka sama cewek yang lebih jleb daripada kita
ya... gitu
balik lah sana
cuma mau sindir aja
''mana yang katanya gak bakal jadi yang dulu??''
saya butuh bukti aja kalau anda memang gak balik jadi yang dulu
tapi sayangnya saya sudah menemukan beberapa bukti bahwa anda telah menjadi anda yang dulu
malah sekarang sangat nyebelin, ingin dikatain tau ga haha
sempet sih ngatain
ya
emosi
tapi ya gitu
manusia
gak sempurna
bahkan saya merasa anda tidak pantas jadi teman dekat ataupun kakak adik zone saya
kenapa?
karena anda sendiri menjauhi saya
saya tidak niat dengan orang yang seperti itu
saya ingin berbuat baik, malah anda tolak
ya itu terserah anda sih
pilihan anda mau gimana
kalau gak mau yo wes, kalau mau ya syukur Alhamdulillah
apa saya perlu masuk tekpang dulu baru anda mau nerima pemberian gratisan dari saya?
hahahaha! receh
anda gak usah balas budi, anda sudah balas budi lewat kenangan yang ampas itu
maksud saya ampas itu kenangan yang mungkin untuk saya tak akan bisa dilupakan
ya, JAS MERAH
bahkan kue yang saya buat juga gagal, berkat tahap 1 yang tai nya ampun
saya sempat berpikiran ingin memblock anda, jujur
saking kesalnya saya
marahnya saya
saya merasa, manusia memang tidak adil, ya karena hanya Allah.s.w.t. yang punya sifat Maha Adil
tau kenapa saya bilang anda tidak adil?
anda seperti memang tidak mau bertemu mantan anda sendiri
seperti tidak mau berteman dengan mantan anda sendiri
membuang mantan anda jauh-jauh ke liang kubur
maksud saya, contohnya ya ambil saja yang gampang
teman saya add anda, chat anda, lalu anda add back
tapi waktu saya chat anda, anda tidak add back
dari contoh itu, bisa didapat bahwa saya menginginkan anda add back
karena mungkin dengan tanda itu, hubungan anda dan saya telah membaik
membaik dalam artian menjadi teman
tapi sayangnya tidak ya
saya seperti nyamuk yang selalu dibunuh ketika menginginkan sesuatu
tanda anda tak mau berteman dengan saya
dan membuat saya mengambil kesimpulan
semua orang yang saya kenal itu sama saja, rata-rata menjauhi saya
yang dulunya teman lah, ldr lah, mantan lah
teman? saya gak percaya akan mitos tersebut
ldr/mantan:
- Riko memang menjauhi saya tanpa sebab, meninggalkan saya tanpa sebab, wtf sekali bukan
- Dhani lol. dia block saya dan memang ini fatal salah saya. saya menduakan dia hahaha bahkan saya gak bakal di unblock walaupun akun asli saya sudah dihanguskan sama pihak fb. sialan emang yang report. gue salah apa coba?
- Rudy nope, bang Rud dan saya hubungannya sudah baik semenjak beberapa tahun lalu
- Ari.... dia ya gitu. menjauh. gitu aja.
- Denis nope, kita malah memang sih sempat akrab dan ldr, tapi marahannya gak lama, sekarang kita ya udah tau identitas masing2, sans
- Vicky? ngga jelas. dan saya ya bodo amat sih, dia juga bodo amat, jadi ya gt de
- Irfan? Hmm. kita sudah sempat chat lagi tahun lalu, waktu lebaran kalau tidak salah. overall baik tapi kita miscom aja. dua pihak gak ada yang menjauh. cuma miscom.
- Siapa ya satu lagi? Sebut saja dia Vegeta. Menjauh. Haha. Gak ada niatan buat temenan sama saya. Ya, gitu manusia. Saya sih fine fine saja kalau memang temenan atau dll. Saya milih teman? Saya selalu mengaku bahwa saya tidak memilih teman. Tapi saya hanya bertahan dengan orang yang memang pure ingin berteman dengan saya tanpa paksaan. Anda jijik sama mantan? Bodo amat. Gak berfaedah lo jijik sama mantan. Dikira manusia hina apa? Ha ha.
Cukup sekian ya...
Subscribe to:
Comments (Atom)