Saat orang-orang berbicara tentangmu tentang hal negatif
Aku hanya bisa mendengarkannya saja
Hanya bisa memakai topeng yang tersenyum
Ingin membela tapi tak bisa
Ingin bicara 'aku temannya' tak bisa
Terbisu diam dan mendengarkan mereka
Membiarkan mereka berbicara seperti itu
Bahkan orang yang duduk sebangku denganmu juga berkata sama
Bisakah kau menyebutku sebagai teman?
Atau mungkin sahabat?
Kurasa teman saja sudah cukup
Karena aku tak tahu definisi 'sahabat' yang sebenarnya itu apa
Maafkan aku jika tak bisa membelamu
Maafkan aku jika tak selalu menyapamu
Maafkan aku jika tak jujur kepadamu
Maafkan aku jika tak memberitahumu soal mereka yang membicarakanmu
Maafkan aku jika terkadang aku bersikap kasar kepadamu
Tak menyapamu bukan berarti aku menjauh
Mungkin ada beban pikiran yang kupikirkan setiap saat
Aku ingin membantumu
Ingin mengeluarkanmu dari situasi ini
Ingin memberikan semangat agar bisa dilirik orang-orang
Itu tergantung kepadamu
Apakah kau mau mendengarkanku?
Pilihan ada ditanganmu
Aku tak bisa memilih rute yang terbaik untukmu
Karena aku sendiri tersesat dalam rute yang kupilih
Jalan yang rumit untuk mencapai suatu keberhasilan
Jalan yang banyak ujiannya
Pasti kau juga merasakannya, bukan?
Menempuh jalan yang sulit untuk dilewati adalah jalan terbaik
Mungkin rute kita berbeda
Tapi dalamnya sama saja
Kuharap kita bisa melewati rute ini dengan sebaik mungkin
Ikuti arusnya
Biarkan orang berkata apa
Asalkan kau menjadi dirimu sendiri
No comments:
Post a Comment